pada suatu masa..
totally confuse, broke, down, hurt, sink, alienated, bored, sick, in pain, uncomfortable and drowning. can you imagine when your world is turn up-side-down and you just lose everything you had before in your arm, when everything is just on their rite place, when you stand really strong with all your principals, and all of sudden it all disappear, gone, broke and you don't even know yourself, who you really are? yes baby, i've been there for such reasons that i can't even imagine are important things and can occur in my life. how wonderful...
yeah, thanks to pearl jam with your lovely song making my blue heart shining a bit :)
saat ini, saya dibatasi kata. semua yang saya pikirkan dan rasakan tidak dapat dikeluarkan karena keterbatasan kata saya. saya tidak bisa menemukan simbol yang tepat dan, yah, mungkin memang saya sudah kehilangan rasa.
hanya ingin menulis ini saja: selalu ada konflik dalam diri manusia antara dorongan yang alamiah dan kesadaran. atau mungkin id dan ego dalam klasifikasi Freud. yang alami selalu ingin mempertahankan kehidupan, ada yang mereduksinya menjadi hanya sekedar perintah gen untuk mereproduksi dirinya. tapi apakah kita harus menyerah begitu saja? apakah laki-laki dan perempuan itu? apakah hanya karena alat kelamin kita dibedakan? dan apakah hasrat itu? bukankah hasrat menjadi hasrat ketika kita tidak hidup di dalamnya? tapi satu yang pasti, kesadaran kita selalu menolak untuk tunduk begitu saja pada yang alamiah. selalu ada pertimbangan, selalu ada pembacaan. selalu ada simbol. selalu ada aku dan kamu. dan itulah artinya menjadi manusia, mengatasi dan melampaui kondisi antara yang alamiah dan kesadaran. mencoba mencari jalan terbaik di antara keduanya. melampaui batas antara hewan dan tuhan. ya, keinginan adalah sumber penderitaan. tapi buddha berkata bahwa keinginan yang sejati adalah ketidakmelekatan dan pembebasan dari penderitaan dan konflik antara yang alamiah dan kesadaran. karena yang alamiah tidak selalu baik, dan kesadaran tidak selalu sadar. begitu banyak ilusi di dunia. jalan tengah adalah yang paling baik.
saya masih belum sepenuhnya paham, tapi selama saya tau apa artinya menjadi manusia, saya akan berusaha mencintai hidup.
sudah, cukup, saya rasa saya tidak butuh drama lagi dalam hidup saya.
semoga bahagia, may the force be with you :)

